Cegah STUNTING!!! Dinas Kesehatan Lakukan Emo Demo Bersama PKK Kabupaten Bondowoso

Foto 1: Sambutan dr. Muhammad Imron, M.MKes selaku Kepala Dinas Kesehatan Bondowoso saat Prosesi Pembukaan Orientasi Kegiatan Emo Demo bagi Tim Penggerak PKK

Stunting merupakan persoalan gizi yang menahun sehingga perlu segera dilakukan pencegahannya baik secara spesifik maupun sensitive. Saat ini stunting telah menjadi perhatian khusus pemerintah Indonesia. Data Pemantauan Status Gizi (PSG) dari Kementerian Kesehatan RI selama 3 tahun terakhir menunjukkan jumlah anak pendek di Indonesia terbilang cukup tinggi. Bondowoso merupakan salah satu dari 100 Kabupaten/Kota yang memiliki angka prevalensi stunting cukup tinggi yaitu 38% (data riskesdas tahun 2018). “Ada berbagai upaya yang telah dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Bondowoso untuk menurunkan angka stunting. Rencana strategis Kabupaten Bondowoso menunjukkan jumlah anggaran yang cukup besar untuk kegiatan yang mendorong penurunan angka stunting,” Ujar dr. Muhammad Imron, M.MKes selaku kepala Dinas Kesehatan Kab. Bondowoso saat menyampaikan sambutannya di acara orientasi Emo Demo bagi Tim Penggerak PKK Kabupaten Bondowoso.

Tim Penggerak PKK merupakan kelompok potensial mitra pemerintah yang berfungsi sebagai fasilitator, perencana dan penggerak untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang setinggi-tingginya. Sejalan dengan ini, Tim Penggerak PKK  Kabupaten Bondowoso mengambil peran strategis dalam mencegah bertambahnya angka stunting dengan mengenal salah satu metode komunikasi perubahan perilaku yang efektif yaitu Emotional Demonstration (Emo Demo).

Foto 2: salah satu Master of Trainer Bondowoso, Ibu Haryantini S.Pd, M.Si tampak mendemonstrasikan Emo Demo Menyusun Balok

Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso telah bekerjasama dengan Global Alliance for Improved Nutrition (GAIN) sejak Mei 2018 dalam rangka memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang pentingnya 1.000 hari, pertama kehidupan anak. Pasalnya, salah satu  penyebab stunting  adalah asupan gizi yang buruk. Penting bagi bagi para Ibu hamil dan ibu balita untuk mengetahui informasi terkait perilaku pemberian makanan yang bergizi tinggi demi tumbuh kembang anak yang baik. Melalui pendekatan partisipatif di masyarakat, GAIN kenalkan metode Emotional Demonstration (Emo Demo) untuk merubah pola perilaku pemberian makan pada bayi dan anak (PMBA). Emo Demo merupakan metode permainan yang sederhana namun mampu menggugah emosi para ibu hamil dan ibu-ibu balita untuk mengubah pola perilaku PMBA di masyarakat.

Foto 3: Penyerahan Alat Peraga Emo Demo secara simbolis oleh ibu dr. Titik Erna Erawati selaku Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan kepada ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten

Pada 28 – 29 Oktober 2019, Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso telah mengenalkan metode Emo Demo melalui kegiatan Orientasi bagi tim penggerak PKK kecamatan dan kabupaten serta gabungan organisasi wanita di Kabupaten Bondowoso dengan menggunakan dana PAK APBD Kabupaten. Acara dibuka oleh Ibu Hj. Siti Maemunah Salwa Arifin selaku ketua tim penggerak PKK Kabupaten Bondowoso. Peserta kegiatan ini berjumlah 30 orang yang terdiri dari: Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten, Wakil Ketua I dan III PKK Kab, 23 Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan, perwakilan Persit Kartika Chandra Kirana Kodim 0822 dan Persit Chandra Kirana Yonif 514, dan perwakilan Bhayangkari. “Menindaklanjuti hasil audiensi GAIN Indonesia dengan Wakil Bupati Bondowoso pada 9 Mei 2019 lalu. Beliau menginstruksikan untuk melibatkan semua stakeholder yang ada agar proses Emo Demo dapat berjalan secara masif di Kabupaten Bondowoso. Oleh karena itu, kami bergerak cepat untuk dapat sesegara mungkin mengenalkan Emo Demo kepada para jajaran tim penggerak PKK Kecamatan dan Kabupaten serta gabungan organisasi wanita di Bondowoso, seperti persit dan bhayangkari,” tutur Ibu Tri Yuni Kuswandari, SST, M.Kes selaku Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso saat memantau proses kegiatan orientasi. Tak hanya itu, Dinas Kesehatan juga telah memfasilitasi para peserta orientasi dengan alat peraga Emo Demo, sehingga masing-masing elemen bisa langsung mengimplementasikan dan memberikan dukungan teknis pelaksanaan Emo Demo di wilayahnya. Ibu Hj. Siti Maemunah Salwa Arifin, istri Bupati Bondowoso mengaku bangga dan senang dengan kegiatan ini. Beliau menuturkan bahwa kegiatan seperti inilah yang dapat diterapkan langsung di masyarakat, karena mudah dipahami dan menyenangkan. (Oleh: Pipit Sri Wahyuni/Training Coordinator GAIN).

 

Leave a Reply