GEROBAK MANIS (Gerakan Obat Keluarga Mengatasi Penyakit Kronis) Oleh Puskesmas Pakem

Definisi GEROBAK MANIS

Gerobak Manis, Gerakan Obat Keluarga Mengatasi Penyakit Kronis merupakan salah satu Program Inovasi Puskesmas Pakem yang menjadi salah satu Upaya Kesehatan Masyarakat dengan sub kegiatan yang mendukung baik upaya promotive preventif maupun kuratif terhadap penanganan penyakit kronis khususnya Hipertensi dan Diabetes Mellitus  dengan menjadikan Obat Keluarga sebagai terapi pendukung dari terapi obat konvensional farmasi.

Gerobak Manis menjadi program Inovasi yang sifatnya mendukung program utama yang telah rutin menjadi upaya kesehatan di Puskesmas Pakem yaitu Program Pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM) dan Program Kesehatan Tradisional (Kestrad). Nyawa dari Gerobak Manis adalah Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) yang bermuatan promotive preventif, menggerakkan pemberdayaan masyarakat untuk pencegahan penyakit kronis serta melibatkan kerja sama dengan lintas sektor sebagai penggerak aktif masyarakat di semua desa. Namun dalam pelaksanaannya juga terkandung Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) karena tatalaksana Hipertensi dan Diabetes Mellitus adalah per individu, dimana pelayanan kesehatan berorientasi pada pasien.

Program Inovasi GEROBAK MANIS memiliki serangkaian kegiatan antara lain:

  1. Pelacakan kasus dan Pendataan Penderita Hipertensi dan Diabetes Mellitus

Pelacakan kasus dan Pendataan penderita dilaksanakan melalui kegiatan:

  • Posbindu (Pos Pembinaan Terpadu) PTM
  • Posyandu Lansia
  • PIS-PK
  • Prolanis

Dari kegiatan tersebut, didapatkan data penderita bu name by address

  1. Kunjungan rumah dalam rangka tatalaksana dan konseling penderita Hipertensi dan Diabetes Mellitus

Kegiatan kunjungan rumah (Home Care) terhadap penderita Hipertensi khusus stadium 3 (menurut klasifikasi WHO) dan Diabetes Mellitus untuk melaksanakan:

  • Kunjungan pertama adalah untuk screening penyebab HT stadium 3 dan DM
  • Kunjungan rutin adalah untuk memantau tekanan darah dan gula darah penderita yang dilaksanakan setiap bulan
  • Pemberian terapi obat anti Hipertensi dan oral anti diabetes
  • Konseling antara lain:
    • Tentang penyakit yang diderita
    • Tentang bahaya komplikasi penyakit hipertensi dan DM
    • Tentang diet mengatasi penyakit
    • Tentang pentingnya aktivitas fisik (olahraga)
    • Tentang pentingnya konsumsi air putih
    • Berhenti merokok
  • Edukasi tentang TOGA di sekitar yang mudah didapat untuk dimanfaatkan sebagai terapi tambahan dalam menurunkan tekanan darah / gula darah.
  1. Sosialisasi Asuhan Mandiri (Asman) TOGA di desa setempat

Dalam rangka memberikan pengetahuan tentang peran tanaman obat keluarga dalam mengatasi penyakit Hipertensi dan Diabetes Mellitus, maka dilaksanakan Sosialisasi Asman TOGA tingkat desa yang dilaksanakan di semua desa dengan mengundang:

  • Kepala Desa
  • Tokoh masyarakat
  • Kader
  • PKK
  1. Pembentukan Asman TOGA di desa setempat

Asuhan Mandiri TOGA khusus untuk hipertensi dan DM dilaksanakan dengan tahapan:

  • Pengumpulan bibit beberapa tanaman obat yang didapat di desa setempat, contoh: bibit kelor, daun salam, seledri
  • Membudidayakan bibit tanaman obat di rumah kader dan di fasilitas kesehatan yang ada di setiap desa
  • Melakukan panen tanaman obat yang telah cukup usia
  • Mendistribusikan hasil panen tanaman obat kepada pasien hipertensi dan DM di desa setempat
  • Memberikan edukasi kepada pasien hipertensi dan DM tentang cara membuat ramuan obat dari TOGA

Asman TOGA yang akan dibentuk di setiap desa:

  • Asman Kelor
  • Asman Seledri
  • Asman Pegagan
  • Asman Daun Salam

 

Rencana Pelaksanaan kegiatan

No. KEGIATAN SASARAN TARGET LOKASI TENAGA
1. Pelacakan dan Pendataan kasus Hipertensi stadium 3 dan Diabetes Mellitus Seluruh warga Kecamatan Pakem 8 desa, 9500 KK Seluruh wilayah Kecamatan Pakem Nakes Puskesmas Pakem
2. Kunjungan rumah (Home Care) pasien Hipertensi stadium 3 dan Diabetes Mellitus Penderita hipertensi stad. 3 dan Diabetes Mellitus Semua penderita HT stad. 3 dan Diabetes Mellitus Rumah penderita HT stad. 3 dan DM Dokter Umum

Perawat Desa

3. Sosialisasi Asman Toga tingkat Desa Kepala Desa, toma, kader, pkk 8 desa, per desa:

1 kades, 1 toma, 2 pkk, 5 kader

Balai Desa di 8 desa Kepala Puskesmas, programmer Kestrad, perawat desa
4. Pembentukan Asman Toga tingkat desa Kader dan Nakes desa setempat 1 faskes per desa

2 rumah kader per desa

Rumah Kader dan Faskes (pustu ponkesdes) di 8 desa Programmer Kestrad, Perawat desa

Jadwal kegiatan

No. KEGIATAN Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Agt Sept Okt Nov Des
1. Pelacakan dan Pendataan kasus Hipertensi stadium 3 dan Diabetes Mellitus ü                      
2. Kunjungan rumah (Home Care) pasien Hipertensi stadium 3 dan Diabetes Mellitus ü ü ü ü ü ü ü ü ü ü ü ü
3. Sosialisasi Asman Toga tingkat Desa   ü                    
4. Pembentukan Asman Toga tingkat desa     ü                  

Peran Pihak Terkait

Pihak Terkait Peran
1.1 Lintas Program  
a)       Program P2 PTM (Pencegahan dan Pengendalinan Penyakit Tidak Menular) Sebagai penanggung jawab utama kegiatan GEROBAK MANIS, dan bertanggung jawab terhadap kegiatan:

–          Pelacakan dan pendataan penderita HT stadium 3 dan DM

–          Kunjungan rumah penderita HT stad. 3 dan DM

b)       Program Kesehatan Tradisional (Kestrad) Sebagai penanggung jawab kegiatan:

–          Sosialisasi Asman TOGA tingkat desa

–          Pembentukan Asman TOGA di semua desa

c)       Programmer Promosi Kesehatan Melaksanakan promosi upaya kesehatan inovasi layanan public Puskesmas Pakem
1.2 Lintas Sektor  
a)       Kepala Desa ·         Memberikan dukungan terhadap berjalannya program GEROBAK MANIS

·         Menyediakan lahan di rumah kader kesehatan dan penyediaan bibit TOGA untuk pembentukan Asman TOGA

·         Menggerakkan masyarakat untuk bersama-sama menyediakan bibit/hasil panen TOGA bagi penderita HT stad. 3 dan DM

b)       Kader Kesehatan ·         Menyediakan lahan di rumahnya untuk pembudidayaan TOGA bagi penderita HT stad. 3 dan DM

·         Mendistribusikan hasil panen TOGA kepada penderita HT stad. 3 dan DM

Alat, bahan dan metode untuk kegiatan Pelacakan dan Pendataan kasus Hipertensi dan Diabetes Mellitus

Data kasus Hipertensi stadium 3 dan Diabetes Mellitus diperoleh dari:

  • Data PIS-PK
  • Data Posbindu
  • Data Posyandu lansia
  • Data Prolanis

Kegiatan-kegiatan tersebut telah dilaksanakan sepanjang tahun 2018.

Alat, bahan dan metode untuk kegiatan Kunjungan Rumah kasus Hipertensi dan Diabetes Mellitus

  • Alat dan bahan:
    • Sphygmomanometer (alat pengukur tekanan darah)
    • Stetoskop
    • Timbangan badan
    • Glucometer dan stik (alat pengukur gula darah)
    • Lembar balik konseling HT dan DM
    • Lembar balik edukasi TOGA
    • Form Screening penyebab HT dan DM
    • Form evaluasi tekanan darah dan gula darah
    • ATK: buku tulis, bollpoint, penghapus
  • Metode:

Kunjungan rumah terdiri dari 2:

  • Kunjungan awal untuk melaksanakan screening penyebab HT stad. 3 / Diabetes Mellitus
  • Kunjungan rutin untuk mengevaluasi hasil tatalaksana terapi

 

  1. Petugas memastikan identitas penderita berdasarkan data by name by address
  2. Petugas melakukan anamnesa keluhan penderita terkini termasuk efek samping pengobatan
  3. Petugas mengukur berat badan penderita
  4. Petugas melakukan pemeriksaan tekanan darah untuk penderita Hipertensi dan pemeriksaan gula darah bagi penderita DM
  5. Petugas mencatat hasil pemeriksaan di form yang disediakan
  6. Petugas memberikan obat sesuai diagnosa
  7. Petugas memberikan konseling dan edukasi TOGA

 

Alat, bahan dan metode untuk kegiatan Sosialisasi ASMAN TOGA tingkat desa

  • Metode: kegiatan Sosialisasi dengan mengundang kepala desa, toma, kader dan pkk di setiap desa
  • Alat dan bahan:
    • Ruang pertemuan
    • LCD Projector
    • Sound system
    • Konsumsi
    • ATK

Alat, bahan dan metode untuk kegiatan Pembentukan ASMAN TOGA tingkat desa

  • Metode:
    • Pembudidayaan tanaman obat yang berkhasiat untuk penderita DM dan Hipertensi di lahan Faskes desa dan rumah kader
    • Pendistribusian hasil panen untuk penderita DM dan Hipertensi
  • Alat dan bahan:
    • Bibit TOGA: kelor, seledri, daun salam

Out Put

Program GEROBAK MANIS dilaksanakan dengan target:

Tercapainya Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang kesehatan yaitu:

  1. Pelayanan 100% terhadap penderita Hipertensi
  2. Pelayanan 100% terhadap penderita Diabetes Mellitus

Anggaran kegiatan GEROBAK MANIS dibiayai dengan dana Biaya Operasional Kesehatan (BOK) Puskesmas Pakem tahun anggaran 2019.

Leave a Reply