Inovasi Pelayanan Publik – Proposal DOA Delivery Order Of Ambulance (Sistem Pelayanan Ambulan Jemput Bola) Oleh Puskesmas Kademangan

Layanan gawat darurat saat ini masih sangatlah minim dan dapat dikatakan hampir mayoritas masyarakat tidak mengetahui siapa yang harus dihubungi apabila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan menimpa dirinya atau anggota masyarakat lainnya. Contohnya saja pada kejadian kecelakaan lalu lintas, sebagian besar masyarakat akan bingung karena tidak mengetahui siapa atau berapa nomor yang harus dihubungi jika hal tersebut terjadi. Bahkan tidak sedikit akibat telat ditangani, kondisi pasien memburuk. Hal ini sangat ironi, mengingat telepon genggam saat ini telah dimiliki oleh sebagian besar masyarakat Indonesia.
Data yang dimiliki oleh Puskesmas Kademangan menunjukkan, terdapat 25 kasus pasien yang membutuhkan ambulans untuk transportasi gawat darurat baik dari rumah/ tempat terjadinya kecelakaan menuju ke puskesmas. Dari sebagian besar kasus tersebut, sebagian besar tidak memanfaatkan ambulans karena masyarakat tidak tahu bagaimana cara menghubungi puskesmas ketika membutuhkan pelayanan ambulans.
Berdasarkan latar belakang tersebut, Puskesmas Kademangan memiliki inovasi program DOA (Delivery Order of Ambulance) / Sistem Pelayanan Ambulans Jemput Bola. Secara garis besar, inovasi program ini menawarkan pelayanan yang mempermudah masyarakat mengakses informasi dan kebutuhan akan ambulans melalui kontak telpon DOA. Program DOA ini adalah sebagai bentuk keseriusan dan kepedulian Puskesmas Kademangan terhadap masyarakat di wilayah kerjanya, demi memaksimalkan pelayanan kesehatan.

Adapun jenis pelayanan yang ditawarkan yaitu

  1. Pelayanan Ambulans untuk Bumil dan Bufas resiko tinggi
  2. Pelayanan Ambulans untuk Bayi Gizi Buruk, Neonatus / Balita dengan resiko tinggi
  3. Pelayanan Ambulans untuk kasus penderita penyakit kronis dengan komplikasi
  4. Pelayanan Ambulans untuk KLB, kecelakaan lalu lintas / kejadian emergency lainnya

Adapun ketentuan penggunaan layanan ini yaitu

  1. Ambulans dapat digunakan oleh seluruh masyarakat yang berada di wilayah kerja Puskesmas Kademangan dan sekitarnya selama mobil tersebut siap pakai.
  2. Mengikuti prosedur yang ada sesuai dengan kebijakan yang diterapkan melihat status pembiayaan masing-masing pasien yang memanfaatkan pelayanan ambulans
  3. Pelayanan ambulans ini murni untuk kegiatan pelayanan Puskesmas bersifatnon profit, tidak bersifat bisnis atau mencari keuntungan (laba)
  4. Ambulans ini dapat digunakan oleh seluruh masyarakat yang membutuhkan pelayanan gawat darurat tanpa membedakan Golongan, Suku, Ras dan Agama.
  5. Masyarakat harap maklum apabila tidak dapat menggunakan pelayanan ambulans apabila mobil ambulans sedang digunakan untuk kepentingan gawat darurat yang lainnya oleh Puskesmas Kademangan
  6. Segala sesuatu perbedaan pendapat yang menyangkut banyak orang dapat dibicarakan dengan pihak manajemen Puskesmas Kademangan semata – mata demi kebaikan bersama.

Leave a Reply