Kunker PKK Kabupaten di Posyandu Lokus Stunting, Kader Tampilkan Emo Demo

Foto: Kunjungan kerja dan Sosialisasi Stunting TP PKK Kab. Bondowoso di wilayah Kecamatan Binakal (24/7)

Peran Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten dalam menggerakkan masyarakat Bondowoso sehat, patut diapresiasi lebih. Pasalnya, PKK langsung bergerak begitu mendengar Bondowoso menjadi lokus stunting (anak kerdil) ketiga tingkat Jawa Timur. Dalam Kunjungan Kerja (Kunker) PKK memaparkan pentingnya makanan bergizi dan perilaku sehat guna pencegahan stunting.

Keberadaan PKK, kepanjangan Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga, adalah organisasi kemasyarakatan yang memberdayakan wanita untuk turut berpartisipasi dalam pembangunan Indonesia. PKK terkenal akan 10 program pokok-nya. Salah satunya adalah kesehatan dan kelestarian lingkungan hidup.

Gerakan ini adalah gerakan partisipatif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat yang berakar dari bawah (bottom up). Sehingga diharapkan bisa membantu berbagai persoalan konkrit pada lapisan masyarakat tersebut. Ia hadir dengan pelaku masyarakat itu sendiri yang secara bersama-sama kemudian menyelesaikan berbagai persoalannya.

Gerakan inilah yang sampai sekarang memiliki andil besar yang secara pragmatis mampu membantu masyarakat terutama dalam hal keluarga, perempuan, dan anak. Gerakan ini sampai sekarang masih dianggap sebagai salah satu gerakan yang positif meski tak selalu mendapat sorotan publik.

Foto: Kunjungan kerja dan Sosialisasi Stunting TP PKK Kab. Bondowoso di wilayah Kecamatan Klabang (30/7)

Kali ini, TP PKK Kabupaten dimotori oleh Pokja IV yang membidangi Program Kesehatan dan Kelestarian Lingkungan Hidup, menampilkan  Emo Demo pada saat kunjungan kerja di Posyandu lokus stunting. Melibatkan  Training of Trainer (TOT) dan kader Posyandu yang telah dilatih oleh Dinas Kesehatan Bondowoso kerjasama dengan GAIN Indonesia (Global Alliance for Improve Nutrition), memperkenalkan Emo Demo di beberapa event penting, khususnya saat kunker.

Ketua TP PKK Bondowoso yang juga diemban oleh Ibu Bupati, menghimbau kepada kader Posyandu yang dikunjungi saat kunjungan kerja di Posyandu di lokus stunting agar mendemontrasikan Emo Demo.

“Ketua TP PKK Kabupaten, ibu Hj. Maimunah Salwa Arifin menghendaki Emo Demo ditampilkan sebagai bentuk upaya PKK, peduli terhadap kampanye perubahan perilaku dan kesehatan masyarakat Bondowoso, khususnya kesehatan ibu dan anak,” ujar Ibu Hj. Nur Saidah Imron Ketua Pokja IV TP PKK Kabupaten Bondowoso.

Ditambahkannya, kunjungan kerja Ketua TP PKK Bondowoso ke lokasi, juga didampingi oleh Wakil Ketua PKK, Ibu Hj. Evi Susilawati Irwan Bachtiar beserta rombongan pengurus PKK Kabupaten dan PKK Kecamatan. Saat kunjungan, selain melihat perkembangan kegiatan Posyandu di wilayah sasaran, Ketua PKK juga meminta kader Posyandu mendemonstrasikan Emo Demo.

“Beliau sangat tertarik dengan metode Emo Demo yang ditampilkan di Posyandu sebagai alternatif pendekatan kampanye perubahan perilaku. Bahkan, Ibu Bupati tidak segan bertanya langsung kepada ibu balita dan ibu hamil yang hadir tentang manfaat Emo Demo terhadap kesehatan balita dan ibu hamil, dan yang bisa menjawab mendapat doorprize dari ibu Bupati” jelasnya.

Menariknya, dari beberapa ibu balita dan ibu hamil yang ditanya, jelas dia, sebagian besar mengaku banyak memperoleh pengetahuan khususnya pentingnya menjaga kesehatan dan gizi balita dan ibu hamil.

“Selain ada paparan stunting dan pencegahannya serta demontrasi Emo Demo, TP PKK juga membagikan  makanan dan cemilan sehat. Justru dengan cemilan sehat, dapat memberikan contoh, manakah makanan yang sehat dan tidak sehat bagi anak,” ujarnya dengan nada puas.

Ketertarikan PKK terhadap Emo Demo, menurut Ibu Hj. Nur Saidah Imron diawali dari undangan TP PKK Kabupaten kepada tim GAIN Indonesia untuk hadir dalam kegiatan  workshop TP PKK Kabupaten. Di saat itulah, paparan tentang Program BADUTA 2.0 dan demontrasi oleh Distric Coordinator (DC) dan Training Coordinator (TC) GAIN Indonesia Kab. Bondowoso  berkesan dan bermakna.

“Cara penyampaian yang komunikatif, menarik, partisipatif, persuasif dan menggugah emosi dengan penuh makna memunculkan kesadaran untuk mendorong  para ibu balita dan ibu hamil sadar untuk memberikan PMBA sehat serta mengkonsumsi makanan bergizi . Makanan bergizi itu murah, tidak harus mahal,bisa memanfaatkan produk lokal di sekitar kita” katanya.

Kunjungan Kerja TP PKK Bondowoso ke Posyandu meliputi  Kecamatan Binakal, Klabang dan Grujugan. “Saat kunjungan kerja PKK, Ibu Ketua PKK beserta wakil ketua dan jajaran pengurus mengikuti tampilan Emo Demo oleh kader Posyandu hingga selesai. Bahkan, memberikan doorprize kepada ibu balita dan ibu hamil yang bisa menjawab pertanyaan,” katanya bangga.

Menyaksikan antusias dan manfaat Emo Demo bagi ibu balita dan ibu hamil di Posyandu, TP PKK Kabupaten Bondowoso akan menindaklanjutinya yakni pengurus TP PKK Kecamatan dan TP PKK desa yang belum pernah di latih Emo Demo akan diagendakan pelatihan Emo Demo. (Sylvia Andriani/GAIN Indonesia)

Leave a Reply