Orientasi Pencegahan dan Penanggulangan Anemia

Kamis (19/09/2019) Orientasi Pencegahan dan Penanggulangan Anemia dengan metode talkshow diadakan di Aula Dinas Kesehatan Bondowoso. Acara ini dihadiri oleh Pengelola UKS dan Penanggung Jawab Program Remaja di Seluruh Puskesmas Se Kabupaten Bondowoso.

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Kondisi gagal tumbuh pada anak balita disebabkan oleh kurangnya asupan gizi dalam waktu lama serta terjadinya infeksi berulang, dan kedua factor penyebab ini dipengaruhi oleh pola asuh yang tidak memadai terutama dalam 1.000 HPK. Anak tergolong stunting apabila panjang atau tinggi badan menurut umurnya lebih rendah dari standar nasional yang berlaku. Standar dimaksud terdapat pada buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dan beberapa dokumen lainnya.

Kabupaten Bondowoso di tetapkan sebagai salah satu Kota/kabupaten lokus dalam penangulangan Stunting Nasional. Salah satu cara pencegahan stunting adalah dengan mengurangi anemia pada remaja putri. Dimana remaja putri nantinya akan menjadi ibu hamil yang akan melahirkan generasi selanjutnya.

Acara ini dibuka oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat dr. Titik Erna Erawati. Materi Pertama disampaikan oleh Kepala Seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Tri Yuni Kuswandari S.ST, M.Kes. Dilanjutkan dengan Tanya jawab dan sharing pengalaman tentang keberhasilan pemberian tablet tambah darah pada remaja putri di Sekolah. Narasumber pada acara ini adalah guru UKS dari SMPN 3 Bondowoso dan MTSN 2 Bondowoso serta siswa siswi dari MTSN 2 Bondowoso. Pada acara talkshow ini dimoderatori oleh Luluk Mas’adah.

Kemudian Materi dilanjutkan oleh Avifah Amin Alkaff tentang Komunikasi Antar Pribadi. Acara ditutup oleh kepala seksi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat.

Leave a Reply