Profil Kesehatan Kab. Bondowoso (2019)

PROFIL KESEHATAN

KABUPATEN BONDOWOSO TAHUN 2019

NO INDIKATOR ANGKA/NILAI
L P L + P Satuan
I GAMBARAN UMUM
1 Luas Wilayah 1,560 Km2
2 Jumlah Desa/Kelurahan 219 Desa/Kelurahan
3 Jumlah Penduduk 377,776 397,939 775,715 Jiwa
4 Rata-rata jiwa/rumah tangga 2.9 Jiwa
5 Kepadatan Penduduk /Km2 497.2 Jiwa/Km2
6 Rasio Beban Tanggungan 43.7 per 100 penduduk produktif
7 Rasio Jenis Kelamin 94.9
8 Penduduk 15 tahun ke atas melek huruf 85.7 74.0 79.6 %
9 Penduduk 15 tahun yang memiliki ijazah tertinggi
a. SMP/ MTs 15.3 14.2 14.7 %
b. SMA/ MA 27.6 17.8 22.5 %
c. Sekolah menengah kejuruan 0.0 0.0 0.0 %
d. Diploma I/Diploma II 0.0 0.0 0.0 %
e. Akademi/Diploma III 0.0 0.0 0.0 %
f.  S1/Diploma IV 0.0 0.0 0.0 %
g. S2/S3 (Master/Doktor) 0.0 0.0 0.0 %
II SARANA KESEHATAN
II.1 Sarana Kesehatan
10 Jumlah Rumah Sakit Umum 3 RS
11 Jumlah Rumah Sakit Khusus 0 RS
12 Jumlah Puskesmas Rawat Inap 25 Puskesmas
13 Jumlah Puskesmas non-Rawat Inap 0 Puskesmas
14 Jumlah Puskesmas Keliling 25 Puskesmas keliling
15 Jumlah Puskesmas pembantu 63 Pustu
16 Jumlah Apotek 40 Apotek
17 RS dengan kemampuan pelayanan gadar level 1 100.0 %
II.2 Akses dan Mutu Pelayanan Kesehatan
18 Cakupan Kunjungan Rawat Jalan 84.9 112.4 99.0 %
19 Cakupan Kunjungan Rawat Inap 6.5 7.2 6.9 %
20 Angka kematian kasar/Gross Death Rate (GDR) di RS 50.8 40.0 39.8 per 1.000 pasien keluar
21 Angka kematian murni/Nett Death Rate (NDR) di RS 22.9 16.2 19.4 per 1.000 pasien keluar
22 Bed Occupation Rate (BOR) di RS 75.3 %
23 Bed Turn Over (BTO) di RS 72.6 Kali
24 Turn of Interval (TOI) di RS 1.2 Hari
25 Average Length of Stay (ALOS) di RS 3.8 Hari
26 Puskesmas dengan ketersediaan obat vaksin & essensial 1.0 %
II.3 Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM)
27 Jumlah Posyandu 1,070 Posyandu
28 Posyandu Aktif 69.6 %
29 Rasio posyandu per 100 balita 2.1 per 100 balita
30 Posbindu PTM 1,070 Posbindu PTM
III SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN
31 Jumlah Dokter Spesialis 27 18 45 Orang
32 Jumlah Dokter Umum 37 48 85 Orang
33 Rasio Dokter (spesialis+umum) 6 per 100.000 penduduk
34 Jumlah Dokter Gigi + Dokter Gigi Spesialis 12 34 46 Orang
35 Rasio Dokter Gigi (termasuk Dokter Gigi Spesialis) 6 per 100.000 penduduk
36 Jumlah Bidan 609 Orang
37 Rasio Bidan per 100.000 penduduk 79 per 100.000 penduduk
38 Jumlah Perawat 441 575 1,016 Orang
39 Rasio Perawat per 100.000 penduduk 131 per 100.000 penduduk
40 Jumlah Tenaga Kesehatan Masyarakat 3 25 28 Orang
41 Jumlah Tenaga Sanitasi 15 17 32 Orang
42 Jumlah Tenaga Gizi 6 45 51 Orang
43 Jumlah Tenaga Kefarmasian 23 63 86 Orang
IV PEMBIAYAAN KESEHATAN
44 Peserta Jaminan Pemeliharaan Kesehatan 92.8 %
45 Desa yang memanfaatkan dana desa untuk kesehatan 100.0 %
46 Total anggaran kesehatan Rp213,653,976,950 Rp
47 APBD kesehatan terhadap APBD kab/kota 9.0 %
48 Anggaran kesehatan perkapita Rp275,428 Rp
V KESEHATAN KELUARGA
V.1 Kesehatan Ibu
49 Jumlah Lahir Hidup 5,607 5,231 10,838 Orang
50 Angka Lahir Mati (dilaporkan) 13.9 10.6 12.3 per 1.000 Kelahiran Hidup
51 Jumlah Kematian Ibu 14 Ibu
52 Angka Kematian Ibu (dilaporkan) 129.2 per 100.000 Kelahiran Hidup
53 Kunjungan Ibu Hamil (K1) 2635.5 %
54 Kunjungan Ibu Hamil (K4) 85.7 %
55 Ibu hamil dengan imunisasi Td2+ 71.5 %
56 Ibu Hamil Mendapat Tablet Tambah Darah 90 89.4 %
57 Persalinan ditolong Tenaga Kesehatan 102.6 %
58 Persalinan ditolong Tenaga Kesehatan di Fasyankes 101.5 %
59 Pelayanan Ibu Nifas KF3 102.2 %
60 Ibu Nifas Mendapat Vitamin A 101.8 %
61 Penanganan komplikasi kebidanan 131.2 %
62 Peserta KB Aktif 78.4 %
63 Peserta KB Pasca Persalinan 87.1 %
V.2 Kesehatan Anak
64 Jumlah Kematian Neonatal 81 41 122 neonatal
65 Angka Kematian Neonatal (dilaporkan) 14.4 7.8 11.3 per 1.000 Kelahiran Hidup
66 Jumlah Bayi Mati 101 54 155 bayi
67 Angka Kematian Bayi (dilaporkan) 18.0 10.3 14.3 per 1.000 Kelahiran Hidup
68 Jumlah Balita Mati 111 60 171 Balita
69 Angka Kematian Balita (dilaporkan) 19.8 11.5 15.8 per 1.000 Kelahiran Hidup
70 Penanganan komplikasi Neonatal 90.2 78.4 84.1 %
71 Bayi baru lahir ditimbang 91.0 82.5 86.6 %
72 Berat Badan Bayi Lahir Rendah (BBLR) 0.0 0.0 8.5 %
73 Kunjungan Neonatus 1 (KN 1) 91.0 82.5 86.6 %
74 Kunjungan Neonatus 3 kali (KN Lengkap) 90.9 81.0 85.8 %
75 Bayi yang diberi ASI Eksklusif 80.8 %
76 Pelayanan kesehatan bayi 104.6 105.8 105.2 %
77 Desa/Kelurahan UCI 98.2 %
78 Cakupan Imunisasi Campak/MR pada Bayi 110.7 112.9 111.8 %
79 Imunisasi dasar lengkap pada bayi 111.3 113.6 112.4 %
80 Bayi Mendapat Vitamin A 107.1 %
81 Anak Balita Mendapat Vitamin A 91.5 %
82 Pelayanan kesehatan balita 2528.6 2483.6 2506.1 %
83 Balita ditimbang (D/S) 85.2 84.7 85.0 %
84 Balita gizi kurang (BB/umur) 8.5 %
85 Balita pendek (TB/umur) 14.6 %
86 Balita kurus (BB/TB) 7.3
87 Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa Kelas 1 SD/MI 100.0 %
88 Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa Kelas 7 SMP/MTs 100.0 %
89 Cakupan Penjaringan Kesehatan Siswa Kelas 10 SMA/MA 100.0 %
90 Pelayanan kesehatan pada usia pendidikan dasar 61.2 %
V.3 Kesehatan Usia Produktif dan Usia Lanjut
91 Pelayanan Kesehatan Usia Produktif 20.9 49.6 35.5 %
92 Pelayanan Kesehatan Usila (60+ tahun) 78.0 73.5 75.5 %
VI PENGENDALIAN PENYAKIT
VI.1 Pengendalian Penyakit Menular Langsung
93 Persentase orang terduga TBC mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar 100.00 %
94 CNR seluruh kasus TBC 185 per 100.000 penduduk
95 Case detection rate TBC 95.35 %
96 Cakupan penemuan kasus TBC anak 6.09  %
97 Angka kesembuhan BTA+ 82.2 89.2 85.2 %
98 Angka pengobatan lengkap semua kasus TBC 43.4 56.1 49.2 %
99 Angka keberhasilan pengobatan (Success Rate) semua kasus TBC 78.0 89.6 83.4 %
100 Jumlah kematian selama pengobatan tuberkulosis 2.0 per 100.000 penduduk
101 Penemuan penderita pneumonia pada balita 159.7 %
102 Puskesmas yang melakukan tatalaksana standar pneumonia min 60% 0.9 %
103 Jumlah Kasus HIV 48 79 127 Kasus
104 Jumlah Kasus Baru AIDS 0 0 0 Kasus
105 Jumlah Kematian akibat AIDS 17 21 38 Jiwa
106 Persentase Diare ditemukan dan ditangani pada balita 121.1 %
107 Persentase Diare ditemukan dan ditangani pada semua umur 94.3 %
108 Jumlah Kasus Baru Kusta (PB+MB) 23 13 36 Kasus
109 Angka penemuan kasus baru kusta (NCDR) 6 3 5 per 100.000 penduduk
110 Persentase Kasus Baru Kusta anak 0-14 Tahun 0.0 %
111 Persentase Cacat Tingkat 0 Penderita Kusta 0.0 %
112 Persentase Cacat Tingkat 2 Penderita Kusta 0.0 %
113 Angka Cacat Tingkat 2 Penderita Kusta 0.0 per 100.000 penduduk
114 Angka Prevalensi Kusta 0.5 per 10.000 Penduduk
115 Penderita Kusta PB Selesai Berobat (RFT PB) 100.0 100.0 100.0 %
116 Penderita Kusta MB Selesai Berobat (RFT MB) 76.0 81.8 77.8 %
VI.2 Pengendalian Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi
117 AFP Rate (non polio) < 15 tahun 7.9 per 100.000 penduduk <15 tahun
118 Jumlah kasus difteri 2 0 2 Kasus
119 Case fatality rate difteri 0.0 %
120 Jumlah kasus pertusis 0 0 0 Kasus
121 Jumlah kasus tetanus neonatorum 0 0 0 Kasus
122 Case fatality rate tetanus neonatorum #DIV/0! %
123 Jumlah kasus hepatitis B 0 0 0 Kasus
124 Jumlah kasus suspek campak 15 10 25 Kasus
125 Insiden rate suspek campak 1.9 1.3 3.2 per 100.000 penduduk
126 KLB ditangani < 24 jam 100.0 %
VI.3 Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonotik
127 Angka kesakitan (incidence rate)DBD 24.1 25.3 49.4 per 100.000 penduduk
128 Angka kematian (case fatality rate) DBD 0.5 0.0 0.3 %
129 Angka kesakitan malaria (annual parasit incidence) 0.3 0.1 0.4 per 1.000 penduduk
130 Konfirmasi laboratorium pada suspek malaria 100.0 %
131 Pengobatan standar kasus malaria positif 100.0 %
132 Case fatality rate malaria 0.0 0.0 0.0 %
133 Penderita kronis filariasis 0 10 10 Kasus
VI.4 Pengendalian Penyakit Tidak Menular
135 Penderita Hipertensi Mendapat Pelayanan Kesehatan 28.2 48.9 39.0 %
136 Penyandang DM  mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar 87.4 %
138 Deteksi Dini Kanker Leher Rahim dan Kanker Payudara 0.8 % perempuan usia 30-50 tahun
139 Persentase IVA positif pada perempuan usia 30-50 tahun 7.7 %
140 % tumor/benjolan payudara pada perempuan 30-50 tahun 3.0 %
141 Pelayanan Kesehatan Orang dengan Gangguan Jiwa Berat 90.9 %
VII KESEHATAN LINGKUNGAN
142 Sarana air minum dengan risiko rendah dan sedang 58.7 %
143 Sarana air minum memenuhi syarat 76.9 %
144 Penduduk dengan akses terhadap sanitasi yang layak (jamban sehat) 61.4 %
145 Desa STBM 0.9 %
146 Tempat-tempat umum memenuhi syarat kesehatan 61.1 %
147 Tempat pengelolaan makanan memenuhi syarat kesehatan 71.6 %

Untuk selengkapnya silahkan unduh pada link berikut: profilkes 2019