Program Stimulan Jamban Oleh Puskesmas Tamanan

Pembangunan kesehatan merupakan modal utama pembangunan nasional yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan masyarakat yang optimal. Program nasional yang dituangkan dalam pembangunan kesehatan juga menjadi perhatian penting dalam komitmen internasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sustainable Development Goals (SDGs) atau Global Goals sebagai kelanjutan dari Millennium Development Goals (MDGs), yaitu menurunkan angka kematian anak, meningkatkan kesehatan ibu, memerangi HIV/AIDS, TB dan Malaria serta penyakit lainnya. Pembangunan kesehatan juga menekankan pada kesehatan sebagai hak asasi manusia, kesehatan sebagai investasi bangsa dan kesehatan menjadi titik sentral pembangunan nasional.

Tantangan yang dihadapi Puskesmas Tamanan terkait pembangunan kesehatan, khususnya bidang, higiene dan sanitasi masih sangat besar. Untuk itu perlu dilakukan intervensi terpadu melalui pendekatan sanitasi total. Pemerintah merubah pendekatan pembangunan sanitasi nasional dari pendekatan sektoral, menjadi pendekatan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) yang menekankan pada 5 (lima) pilar perubahan perilaku higienis.

Pelaksanaan STBM dengan lima pilar akan mempermudah upaya peningkatan akses sanitasi masyarakat yang lebih baik serta mengubah dan mempertahankan keberlanjutan budaya pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Dari lima pilar STBM, Puskesmas Tamanan masih dalam tahapan PILAR pertama masalah STBM. Pada pilar yang pertama, Kabupaten Bondowoso masih menghadapi masalah terkait akses jamban yang rendah, yakni hanya sebesar 63,62%. Padahal, kondisi ideal akses jamban masyarakat yang baik adalah sebesar 100% atau seluruh masyarakat mampu mengakses jamban.

Puskesmas Tamanan terus berupaya dengan melaksanakan program pemberdayaan masyarakat dalam program STBM secara maksimal di seluruh wilayah di Kecamatan Tamanan. Selain itu perlu adanya dukungan pemerintah daerah dalam upaya peningkatan sarana sanitasi (jamban) di Kabupaten Bondowoso, dengan cara program paket stimulant jamban. Pelaksanaan Program stimulan jamban tahun 2018 ini ditujukan untuk yang mendorong peningkatan akses jamban di wilayah Puskesmas Tamanan.

Tidak keseluruhan masyarakat memiliki kemampuan, baik dari segi keahlian dan ekonomi untuk mampu membuat sarana sanitasi yang layak. Kondisi perekonomian masyarakat diberbagai daerah di wilayah Kecamatan Tamanan masih belum mampu mendukung untuk mewujudkan kondisi sanitasi total berbasis masyarakat. Pemerintah daerah bersama Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) terkait sebenarnya telah berupaya untuk menghadapi kenyataan tersebut. Salah satu alternatif yang bisa diterapkan di Kabupaten Bondowoso adalah paket stimulan jamban ditahun 2018. Berdasarkan penjabaran kondisi tersebut, maka dapat diketahui bahwa pelaksanaan program stimulan jamban perlu adanya dukungan dari stake holder terkait.

  1. Tujuan
  2. Tujuan Umum

Peningkatan akses jamban masyarakat di wilayah Kecamatan Tamanan melalui Program stimulan jamban tahun 2018.

  1. Tujuan Khusus
  1. Meningkatkan ketersediaan sarana sanitasi di
  2. Meningkatkan kesadaran perilaku hidup bersih dan sehat masyarakat.
  3. Meningkatkan cakupan desa ODF di Kecamatan Tamanan.

 

  1. Sasaran

Sasaran dari kegiatan ini adalah pemenuhan pemenuhan kebutuhan sarana sanitasi yang layak pada masyarakat di Bondowoso.

 

  1. Indikator Kinerja

Masukan (input)

Tersedianya anggaran untuk pengadaan sarana sanitasi layak bagi masyarakat, berupa jamban.

Keluaran (Output)

Terwujudnya kegiatan pengadaan sarana sanitasi layak bagi masyarakat, berupa jamban.

  1. Hasil (Outcome)

Terwujudnya program pembangunan stimulan jamban di Kecamatan Tamanan.

  1. Manfaat (Benefit)

Terwujudnya peningkatan akses jamban masyarakat di Kecamatan Tamanan.

  1. Dampak (Impact)

Terwujudnya kesadaran, kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang sehingga mencapai derajat kesehatan masyarakat yang optimal.

 

  1. Ruang Lingkup Pekerjaan

Pengadaan sarana sanitasi layak bagi masyarakat sebagai upaya peningkatan akses jamban masyarakat di Kabupaten Bondowoso melalui program stimulan jamban tahun 2018.

 

  1. Manfaat

Terpenuhinya kebutuhan masyarakat akan sarana sanitasi layak, berupa jamban.

Terwujudnya peningkatan akses jamban masyarakat di Kecamatan Tamanan khususnya Desa Kalianyar dan Desa Tamanan.

  1. Estimasi Biaya

Estimasi biaya untuk pelaksanaan program stimulan jamban tahun 2018 :

No. Nama Desa Kec Jumlah Paket Yang Diterima Jenis Barang Diserahkan / Dibagikan Nominal Biaya (Rp.)
1 Kalianyar Tamanan 100 Paket Closed Jongkok          = 100 buah

Semen                         = 200 sak

Pipa PVC 3”               = 100 lonjor

Besi  8 mm                  = 200 lonjor

Knee 3”                       = 100 buah

Tee 3”                          = 100 buah

Lem PVC                    = 100 buah

2 Tamanan Tamanan  100 Paket Closed Jongkok          = 100 buah

Semen                         = 200 sak

Pipa PVC 3”               = 100 lonjor

Besi  8 mm                  = 200 lonjor

Knee 3”                       = 100 buah

Tee 3”                          = 100 buah

Lem PVC                    = 100 buah

 

Leave a Reply