Review Orientasi Puskesmas Santun Lansia Di Tingkat Kabupaten Bondowoso

Foto bersama Kepala Puskesmas dan Dokter Se-Kabupaten Bondowoso dan dr. Waritsah Sukarjiyah, Staf KGM Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Pada Rabu (06/11/2019) Dinas Kesehatan Kabupaten Bondowoso mengundang kepala puskesmas/dokter beserta programmer lansia dalam rangka Review Orientasi Puskesmas Santun Lansia di tingkat kabupaten, kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula PPNI.

Foto bersama programmer lansia se-Kabupaten Bondowoso dan dr. Waritsah Sukarjiyah Staf KGM Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur

Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat, Ibu Tri Yuni Kuswandari, S.ST,M.Kes berharap dengan diadakannya kegiatan ini, petugas dan tim puskesmas santun lansia dapat meningkatkan pelayanan khususnya pada lansia, setelah sambutan pembukaan oleh Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat, dilanjutkan pemberian materi tentang capaian pelayanan lansia dan Strata puskesmas santun lansia sampai dengan Tribulan III. Puskesmas santun lansia adalah puskesmas yang melaksanakan pelayanan kesehatan kepada pra-lansia dan lansia yang meliputi pelayanan promotif, preventif, kuratif dan rehabilitatif yang lebih menekan unsur proaktif, kemudahan proses pelayanan, santun sesuai standart pelayanan dan kerja sama dengan unsur lintas sektor. Puskesmas yang ada di kabupaten Bondowoso sudah melaksanakan puskesmas santun lansia semua walaupun masih strata pratama semua, dan puskesmas santun lansia sudah ada SK Kepala Dinas Kesehatan Kab Bondowoso dengan nomor : 440 / 5964 / 430.9.3 / 2018.

Foto: Dr. Waritsah Sukarjiyah saat menyampaikan materi

Materi selanjutnya disampaikan oleh dr. Waritsah Sukarjiyah (Staf KGM Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur), materi pertama tentang puskesmas santun lansia dimana penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang santun lansia di puskesmas, diantaranya: 1) Memberikan pelayanan yang baik dan berkualitas, 2) Memberikan prioritas pelayanan kepada lanjut usia dan penyediaan sarana yang aman dan mudah diakses, 3) Memberikan dukungan/bimbingan pada lanjut usia dan keluarga secara berkesinambungan (continum of care), 4) Melakukan pelayanan secara pro-aktif untuk dapat menjangkau sebanyak mungkin sasaran lanjut usia yang ada di wilayah kerja puskesmas melalui posyandu lansia, 5) Melakukan koordinasi dengan lintas program dengan pendekatan siklus hidup, 6) Melakukan kerjasama dengan lintas sektor, termasuk organisasi kemasyarakatan dan dunia usaha dengan asas kemitraan. 7) Pelayanan kepada lansia bisa didalam gedung dan diluar gedung, kegiatan diluar gedung bisa dilaksanakan dengan posyandu, dimana pada saat posyandu bisa dilakukan pemeriksaan (tingkat kemandirian, status mental, status gizi, TD, pemeriksaan fisik, laboratorium sederhana).

Pada akhir kegiatan, peserta diberikan kesempatan untuk melakukan tanya jawab dan terakhir ditutup oleh Kepala Seksi Kesehatan Keluarga Gizi Masyarakat, Ibu Tri Yuni Kuswandari, S.ST. M.Kes.

Leave a Reply